Hari pertama ANBK diisi dengan dua jenis asesmen, yaitu literasi membaca dan survey karakter. Asesmen literasi bertujuan mengukur kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, serta mengevaluasi berbagai jenis teks bacaan. Sementara itu, survey karakter bertujuan menggambarkan nilai-nilai dan sikap pribadi siswa yang berkaitan dengan integritas, kemandirian, serta kebiasaan belajar mereka di lingkungan madrasah.

Kepala Madrasah, Bpk Supandi, S.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama berjalan lancar dan tertib berkat kerja sama seluruh panitia serta kesiapan para peserta.
“Kami bersyukur hari pertama ANBK berjalan tanpa kendala berarti. Ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, baik panitia, guru, maupun peserta didik. ANBK adalah sarana untuk memotret kualitas pendidikan secara menyeluruh, bukan hanya nilai akademik, tetapi juga karakter siswa,” ujar beliau.
Proktor kegiatan ANBK, Bapak Farid Abdurrahman, S.Pd., mengungkapkan bahwa seluruh perangkat, jaringan internet, serta sistem ANBK telah diuji coba sebelumnya untuk memastikan kelancaran pelaksanaan asesmen. Pengawasan di ruang ANBK juga dilakukan dengan ketat namun tetap humanis, guna menjaga kenyamanan peserta.
Besok, pada hari kedua (7 Agustus 2025), asesmen akan dilanjutkan dengan numerasi dan survey lingkungan belajar. Asesmen numerasi dirancang untuk mengukur kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan survey lingkungan belajar akan menggali persepsi siswa terhadap suasana pembelajaran, fasilitas, serta dukungan yang mereka terima dari lingkungan madrasah.

Dyah Ayu Dwi S, tim monitoring dari Kantor Kementerian Agama Situbondo (7/8).
Dengan terselenggaranya ANBK ini, MA Misykatul Ulum berharap dapat memperoleh data yang objektif dan holistik tentang proses pembelajaran di madrasah. Hasil ANBK juga diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang






















0 comments:
Posting Komentar